Barcelona kontra Liverpool: lima Kesamaan Milik Ke 2 Kesebelasan

Kamis (1/5/2019) dini hari WIB, Liga Champions bakal menyajikan duel panas yang mempertarungkan Barcelona melawan Liverpool. Mereka berdua adalah tim yang lumayan ditakuti di Eropa selama abad ke-20 dan 21 dan punya history panjang dan banyak kesamaan.

Di samping punya history panjang, Liverpool dan Barcelona jua punya banyak kemiripan. Apa saja kemiripan yang di miliki oleh ke 2 tim? Berikut ulasannya kami rangkum dari data yang kami peroleh melalui Unosport.

5 TROFI LIGA CHAMPIONS – Liverpool dan Barcelona bukan kesebelasan yang asing dengan kejayaan di ajang sepakbola Eropa. Ke 2 kesebelasan sama-sama sukses mengoleksi 5 trofi Liga Champions/ Piala Champions di dalam sejarahnya. Kesuksesan ini membikin mereka menajdi salah satu kesebelasan yang berhak memakai badge of honour tiap-tiap tampil dalam turnamen Liga Champions.

Liverpool sukses mendominasi sepakbola Eropa di jaman 1970 dan 1980an. Piala Liga Champions perdana untuk The Reds tiba di kompetisi musim 1976-77. 4 piala setelahnya mereka peroleh pada kompetisi musim 1977-1978, 1980-81, 1983-84 dan 2004-05.

Di sisi lain Barcelona sukses jadi kesebelasan yang ditakuti di jaman 2000-an. Azulgrana pertama-tama kali mencicipi piala Liga Champions pada kompetisi musim 1991-92. 4 piala setelahnya tiba di tahun 2005-06, 2008-09, 2010-11, dan 2014-15.

PUNYA AKADEMI LEVEL DUNIA – Kejayaan yang didapat oleh ke 2 kesebelasan jelas tidak lepas dari fungsi akademi yang punya standar level dunia. Di dalam hal itu, Barcelona sedikit lebih unggul dari Liverpool sebab sukses memproduksi sejumlah pemain legendaris kayak Lionel Messi, Xavi Hernandez, Carles Puyol, Andres Iniesta dan Pep Guardiola.

Di sisi lain, Liverpool jua sempat memproduksi sejumlah nama yang tidak kalah beken. Sejumlah talenta yang sukses ditelurkan oleh akademi Liverpool ialah Steven Gerrard, Michael Owen, Robbie Fowler, Steve McManaman sampai Trent Alexander-Arnold.

BERMARKAS DI KOTA YANG PUNYA CIRI KHAS TERSENDIRI – Bukanlah rahasia lagi apabila Azulgrana sering kali membanggakan identitas Catalan miliknya. Sampai-sampai pihak Barcelona jadi salah satu tim yang lumayan vokal menyuarakan kemerdekaan Catalunia dari genggaman Kerajaan Spanyol. Hal itu pernah membikin Azulgrana mendapat tekanan yang lumayan ketat saat Spanyol dipimpin oleh diktator Francisco Franco di abad ke-20.

Walau kisahnya tidak sedramatis Barcelona, Liverpool yang bermarkas di Liverpool, Merseyside jua sering kali membanggakan identitasnya. Penduduk Merseyside ataupun berjuluk dengan istilah Scouser tersohor punya gaya hidup yang cukup lain dengan warga Inggris yang lain. Mereka sampai-sampai pernah berjaya di jaman revolusi industri sebab punya pelabuhan tenar yang terus disinggahi oleh kapal-kapal tenar.

MEMILKI GAYA BERLAGA YANG ATRAKTIF – Di jaman 1990, Barcelona sukses membikin tidak sedikit pendukung berdecak kagum dengan gaya permainan indahnya. Hal itu jelas tidak lepas dari peran sang legenda, Johan Cruyff. Lelaki dari Belanda ini sukses menanamkan sebuah identitas anyar didalam diri Barcelona yang sampai sekarang terus nampak jelas di atas gelanggang.

Di sisi lain, Liverpool jua punya gaya berlaga yang cukup bagus. Berawal dari kedatangan Juergen Klopp, The Reds sekarang berlaga dengan memanfaatkan teknik Gegenpressing ataupun yang sering kali dijuluki dengan istilah Heavy Metal Football.

Ke 2 kesebelasan sama-sama punya bintang yang handal di dalam mengalirkan bola. Barcelona punya Ivan Rakitic, Arthur Melo dan Sergio Busquets. Di sisi lain, Liverpool punya Jordan Henderson, Andy Robertson, Trent Alexander-Arnold dan James Milner.

TRIO BARISAN SERANG YANG GANAS – Dimotori oleh Lionel Messi, di dalam beberapa tahun paling akhir Barcelona terus punya trio sektor serang yang amat disegani. Berawal dari trio Lionel Messi, David Villa dan Pedro lantas bertransformasi jadi Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Keberangkatan Neymar membikin Barcelona mesti sedikit merubah komposisi di sektor depannya. Sekarang, trio di sektor serang Azulgrana dihuni oleh Lionel Messi, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho/Ousmane Dembele.

Hal senada jua di miliki oleh Liverpool. Trio mereka di sektor serang yang terdiri dari Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino sukses memporak-porandakan pemain-pemain bertahan kepunyaan tim-tim Premier League. Layak dinanti performa dari ke 2 sektor serang itu pada pertandingan Barcelona melawan Liverpool yang bakal bergulir di Camp Nou pada Kamis (1/5) besok.