kelima Ujung tombak Kelas Dunia La Liga yang Menurun Musim Ini

kelima Ujung tombak Kelas Dunia La Liga yang Menurun Musim Ini

Ada beberapa surprise yng muncul pada pentas Liga Spanyol kampanye 2017/18 sampai dengan selama ini. Kampiun bertahan Real Madrid udah selisih 8 nilai dgn Blaugrana dan juga kesebelasan binaan Ernesto Valverde ini sama sekali tidak menuai hasil negatif. Los Che mulai come back kembali namun Atletico Madrid justru banyak bertanding imbang. Namun, Sevilla malahan tampak kesusahan buat masuk ke peringkat 4 besar klasemen.  Tetapi, surprise yang paling besar malah menerjang beberapa striker kelas teratas yg berlaga di La Liga. Ini 5 ujung tombak mantab La Liga yng sukar membuat gol sebagaimana disiarkan Sportskeeda.

Luis Suarez (Barcelona) – Susah menerka-nerka kampiun Pichichi di 2015/16 serta runner up pd 2016/17 sekedar mampu membikin 3 gol di liga sejauh ini. Dr hat-trick yg dibuat, cuma goal penyeimbang vs Atletico Madrid yng dominan. Yng lainnya dilesakkan saat kemenangan telak 5-0 atas Espanyol dan 3-0 atas Girona – pertarungan di mana Barca amat mengontrol pertemuan & pesaing gak mempunyai Kans tuk menerjang. Alasan inti Suarez ga mematikan sebab Ernesto Valverde menurunkannya benar-benar melebar, alih-alih sebagai penyerang sehingga dirinya hanya mengakomodasi Lionel Messi didalam posisi false nine. Dari data yang kami peroleh melalui situs ini, buntutnya, Messi bisa membuat sejumlah goal di liga dg perolehan 12 gol.

Antoine Griezmann (Atletico Madrid) – Sehabis 11 laga, Antoine Griezmann di peringkat ke 3 di dalam list pencetak goal Rojiblancos, tertinggal di belakang Angel Correa (4) lalu Yannick Carrasco (3). Punggawa Perancis tersebut baru membikin 2 goal selama ini. Griezmann membuka kampanye ini dgn upaya yg jelek usai memperoleh kartu merah pd game pembuka kontra Girona. Tetapi semenjak waktu itu, dirinya tidak lebih dari membuat 1 goal bernilai – goal kemenangan vs Malaga yg jadi skor perdana didalam markasnya yang baru mereka, Wanda Metropolitano.

Karim Benzema (Real Madrid) – Benzema nampaknya telah sampai ujung karirnya di Real Madrid. Usai membikin 24 goal di sepak bola liga didalam kampanye 2015/16, performa Benzema melempem serta udh nggak spt dulunya lagi. Buruknya cara bermain Benzema sering tampak dari kampanye lalu & kampanye ini malahan tampak makin tidak bagus, maka tidak heran bila timbul kontroversi antar Gary Lineker n sang juru taktik Zinedine Zidane. Dari catatan blog berita bola ini, Benzema baru membuat sebuah goal di dalam 7 pertandingan di La Liga sepanjang ini. Biarpun begitu, Zidane tetap selalu yakin dg sang punggawa sebab tidak memiliki opsi yg lainnya.

Cristiano Ronaldo (Real Madrid) – Cristiano Ronaldo semasa ini di kenal jadi mesin skor Real Madrid. Tapi, super star Portugal ini baru membikin 1 skor di La Liga ketika menyarangkan goal kemenangan melawan Getafe. Tidak tahu apa yang berlangsung dgn Ronaldo. Jadi mesin goal & jawara Pichichi 3 x tetapi baru membuat salahsatu goal di La Liga jelas tak lain dan tak bukan ialah merupakan view yng begitu unik. Ronaldo pernah absen didalam 4 partai awal La Liga yang disebabkan oleh penalti. Tetapi, sehabis hal tersebut kehebatannya terlihat kayak sirna sampai Real Madrid sangat menderita kala Ronaldo gak mampu membikin goal.

Carlos Bacca (Villarreal) – Carlos Bacca sudah disangkutkan dg banyak kesebelasan Eropa menjelang gabung dgn Villarreal. Kesebelasan Kapal Selam Kuning mampu memboyong sang pesepakbola dg status peminjaman dr AC Milan. Ini tidaklah pertama kalinya Bacca bertanding di dalam La Liga. Penyerang Kolombia tsb sebelum berlaga 2 kampanye utk Sevilla dgn melesakkan 49 goal kemudian menjuarai piala Liga Europa. Walau menggunakan nomor punggung 9 serta rutin dijadikan starter, Bacca masih tak mendapat balik kecemerlangannya di La Liga. Pesepakbola berumur 31 thn tsb belum lama sanggup membuat 3 skor hingga sejauh ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.