Gonalons Ogah Kembali Menuju Roma

Pemain berposisi gelandang Sevilla, Maxime Gonalons, mengakui ogah balik lagi menuju AS Roma. Gonalons berharap dapat sedikit lebih lama membela Los Nervionenses.

Gonalons gabung bersama Roma saat Agustus 2017. Gelandang dari Prancis ini direkrut dari Olympique Lyonnais dengan biaya 5 juta €.

Apesnya, Maxime Gonalons tidak sering memperoleh peluang tampil reguler bareng I Giallorossi. Ia cuma mencatat 23 pertandingan di dalam banyak turnamen selama musim kemarin.

Gonalons pada akhirnya mengambil keputusan meninggalkan Stadion Olimpico. Sevilla menggaet bintang dari Prancis itu dengan status loan sampai penghujung kompetisi musim.

“Saya amat girang serta berharap dapat terus membela Sevilla, ” tutur Maxime Gonalons, menurut Marca.

“Saya mesti ada pada tim buat laga, namun kami bakal berbincang-bincang pada dewan tim. Agen aku akan berbincang-bincang bersama Monchi serta berharap bisa tinggal, ” jelasnya.

Bareng Los Nervionenses, nasib malang balik lagi menimpa Gonalons yang pernah absen lama karena cedera. Tapi, ia dapat balik lagi merumput semenjak Maret yang lalu.

“Saya rasa ada di dalam situasi fisik serta mentalitas yang amat bagus. Aku berupaya keras guna sembuh usai 6 bulan, ” tutur Maxime Gonalons.

Gonalons jua mengakui pernah punya kesempatan pindah ke Ramon Sanchez Pizjuan sebelum mendapat pinangan AS Roma di bursa transfer musim panas tahun 2017.

“Saya dihubungi Direktur AS Roma serta Monchi. Usai berkonsultasi sepanjang sepekan, aku mengambil keputusan guna gabung dengana Roma. Di penghujung musim bareng Lyon, koneksi aku bersama presiden amat rumit. Namun, aku amat girang sekarang, ” katanya.

Kovac Bahagia Serge Gnabry Perpanjang Kontrak di Bayern

Bayern Munich suskses mengamankan layanan bintang belianya, Serge Gnabry, dalam kesepakatan kontrak anyar. Keputusan sang pemain muda itu juga membikin manajer Niko Kovac girang.

Sebagaimana yang diketahui, Gnabry baru-baru ini memperbarui durasi kesepakatan kontraknya dengan Bayern sampai 2023 nanti. Keputusan itu tidak lepas dari penampilan bagus yang dia perlihatkan bareng tim yang dijuluki Die Roten di musim ini.

Keputusan bintang 23 tahun ini juga disambut positif oleh Kovac. Dia memandang apabila eks bintang Arsenal itu telah membuat keputusan bagus. Ia jua yakin sang pemain sayap bisa meningkatkan penampilannya.

“Serge Gnabry makin meningkat pesat serta ia telah berbuat tugas mengesankan pada musim perdananya bareng Bayern. Ia bintang yang amat baik serta kami bahagia ia ingin tinggal di sini sedikit lebih panjang lagi, ” tutur Kovac pada Bild, Jumat (8/3).

“Dia memperlihatkan diri layak main di sini. Terlebih ia selalu diberi kepercayaan membela tim nasional Jerman. Jelas itu amat bagus buat pertumbuhannya pada masa mendatang, ” lanjut eks juru tak-tik Eintracht Frankfurt itu.

Serge Gnabry digadang-gadang bakal jadi suksesor tepat Arjen Robben yang pindah pada penghujung musim ini. Malahan di dalam beberapa pertandingan musim ini ia terus diplot Kovac jadi opsi kunci pada sayap kanan.

Total bintang keturunan Pantai Gading itu telah mengoleksi 29 pertandingan bareng Die Roten musim ini. Hasilnya juga tak mengenaskan sebab ia berhasil mencatatkan 8 goal dan 5 assist.

Spalletti: Handanovic Lebih Layak Menjadi Kapten ketimbang Icardi

Samir Handanovic mengemban peran anyar menjadi leader Inter Milan kala melawan Rapid Vienna pada leg perdana 32 besar Liga Europa, Jumat (15/2) dinihari WIB. Peran perdananya itu juga mendapatkan sanjungan dari manajer Luciano Spalletti.

Sebagaimana yang diketahui, Handanovic baru-baru ini didapuk menjadi leader anyar Inter sebagai pengganti Mauro Icardi. Meski itu pengalaman barunya, Spalletti tak menyaksikan kecanggungan di dalam diri sang kiper.

Dia malah memberikan pujian kepemimpinan penjaga gawang 34 tahun ini di atas gelanggang. Malahan menurut sang manajer, dia sedikit lebih layak memimpin rekan-rekan di gelanggang ketimbang Icardi.

“Handanovic telah jadi leader pada waktu silam malah kala ada Mauro Icardi di arena pertandingan. Kita semua mengenalnya. Dia amat seimbang serta professional. Samir merupakan seseorang yang paham bagaimana mentransmisikan nilai-nilai yang bagus pada kawan satu tim, ” tutur Spalletti pada Sky Sport Italia, Jumat (15/2).

“Dia amat dihargai di ruang ganti. Karakteristiknya pun di miliki Icardi dalam beberapa hal. Dari segi karakter, Handanovic memiliki sedikit lebih banyak jam terbang serta sedikit lebih layak menjadi leader ketimbang Icardi, ” dia menuturkan.

Ceballos Ungkap Alasan Isco Tidak Pernah Bermain

Pemain berposisi gelandang Real Madrid, Dani Ceballos, angkat suara tentang absennya Isco di arena pertandingan. Menurut Ceballos, sang bintang tidak ada pada situasi paling baik usai operasi.

“Dia merupakan penggawa yang baru pulih dari cedera besar serta menjalani operasi,” tutur Ceballos pada El Chiringuito.

Semenjak Santiago Solari jadi suksesor Julen Lopetegui, Isco tidak kelihatan di rumput hijau. Padahal, Los Blancos telah melewati 4 pertandingan.

Menurut Ceballos, sang penggawa baru saja melakukan operasi usus buntu akut. Namun, dia telah kembali latihan, walau tidak ada pada kualitas paling baik.

Ceballos pun mengatakan jika Solari tidak bersedia memaksakan Isco bermain dan mengambil risiko.

“Dengan Lopetegui, ia bertanding 2 laga beruntun. Bersama Solari, ia menyatakan Isco tengah tidak di dalam bentuk terbaik, namun ia latihan 100 persen. Solari paham krusialnya mengelola ruang ganti serta punya filosofi nilai-nilai Real Madrid,” tutur Ceballos.

Total, sang pemain berposisi gelandang sudah memperkuat Madrid di dalam 12 laga pada semua ajang musim ini. Dia pun menyumbang 2 goal serta 2 assist.

Madrid sendiri sekarang ada pada urutan ke 6 klasemen La Liga. Isco cs tengah terpaut 4 angka melalui Barcelona di singgasana.

Di pertandingan selanjutnya Los Blancos bakal melawan Eibar. Duel ini diselenggarakan pada tanggal 24 November nanti.

Piala Asia U-19 2018 – Cinta untuk Tim nasional U-19 Indonesia Diutarakan La Grande

Wadah pendukung tim nasional Indonesia, La Grande Indonesia (LGI), ikut memeriahkan Piala Asia U-19. Mereka pun terus ada pada belakang perjuangan tim nasional U-19 Indonesia.

La Grande Indonesia (LGI) tersohor memiliki loyalitas tanpa batas di dalam menyuport tim Garuda, termasuk tim nasional U-19 Indonesia di Piala Asia U-19.

Diberitakan BolaSport. com melalui akun Twitter punya LGI, di samping menyanyi saja, wadah pendukung tim nasional Indonesia ini pun membuat suatu koreografi.

Simbol cinta, jadi koreografi yang dibangun oleh LGI di dalam menyuport tim nasional U-19 Indonesia.

Bukanlah sekedar simbol cinta, namun adalah kode apabila LGI sangat menyayangi Indonesia.

Koreografi itu dibangun bersama 2 warna, yaitu merah serta putih

Penyusunan koreografi pun dilakukan dengan warna merah ada di atas serta putih dibawah, laiknya bendera Indonesia, Merah Putih.

Laga itu berkesudahan dengan kekalahan 5-6 Indonesia dari Qatar.

Presiden AS Roma Serang Balik Nainggolan

Presiden AS Roma, James Pallotta, memberikan tanggapan kritikan eks anak asuhnya, Radja Nainggolan, kepada tim itu serta ia.

Diberitakan BolaSport. com melalui Sepakbola Italia, Nainggolan mengatakan jika AS Roma tak menghormatinya kala tengah membela tim itu.

“Saya menyesal bersama dua hal melalui AS Roma, ” tutur Nainggolan. “Mereka berbuat sesuatu di belakang aku serta bernegosiasi bersama tim lainnya tanpa sepengetahuan aku, ” katanya melanjutkan.

Itu yang menjadikannya lantas memutuskan gabung Inter Milan di pertama kampanye musim. Nainggolan juga mengatakan bahwa James Pallotta tak memiliki perhatian kepada AS Roma. “Presiden Inter Milan terus pada sini, sedangkan James Pallotta cuma bertamu 1 tahun satu kali, ” tutur Nainggolan.

“Menurut aku, ia seharusnya terus tersedia guna menjelaskan apabila tersedia transformasi, ” tutur bintang dari Belgia itu.

James Pallotta pun menolak seluruh perkataan Nainggolan itu.

“Saya menyesal mendengar ucapan Radja. Ia menyatakan aku tak sudah terdapat pada pusat pelatihan, padahal aku tersedia tiap-tiap hari, ” tutur Pallotta.

Pallotta juga menegaskan jika ia tengah memandang Nainggolan menjadi bintang paling baik yang sudah ia temui. “Saya amat perduli Radja. Ia satu dari sekian banyak olahragawan terpandai yang sudah aku temui, ” tutur Pallotta meneruskan.

Legenda Jerman Sebut Timnas Jerman Butuh Pelatih Baru

Nasib manajer tim nasional Jerman, Joachim Loew, ada pada ujung tanduk. Beberapa pihak menyarankan Loew sebaiknya sampai di sini saja menukangi Die Nationalmanncshaft usai dikalahkan Belanda 0-3.

Tim nasional Jerman kebobolan 3 skor oleh Virgil van Dijk, Memphis Depay, serta Gini Wijnaldum di partai UEFA Nations League Liga A Grup satu pada Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Sabtu (13/10/2018).

Armada Joachim Loew pantas termasuk di dalam masa krisis selama 2018 karena hal itulah hasil negatif ke 5 mereka di dalam kalender tahun ini.

Pencapaian itu memperburuk situasi internal tim nasional Jerman usai tersungkur pada penyisihan grup Piala Dunia 2018.

Via kompetisi akbar ini Manuel Neuer dan kawan-kawan mencatat catatan paling buruk mereka pada Piala Dunia semenjak 1938.

Kredibilitas Joachim Loew diragukan kembali buat mengatur tim nasional Jerman, yang telah diasuhnya semenjak 2006.

Oleh banyak pihak, ramuan Loew disebut telah karatan seiring masa terlampau lama membidani tim nasional.

Di banyak peluang, Loew pun disebut-sebut kehilangan sentuhan emas yang menghantarkan Jerman menjadi jawara Piala Dunia 2014.

Strategi serta pengambilan keputusannya di dalam laga tampak seperti telah usang serta bisa dibaca rival.

Belum lagi kabar burung lambatnya regenerasi serta favoritisme kepada beberapa pemain yang tengah mendapatkan masa negatif pada klub secara fisik serta mentalitas.

Wanti-wanti itu telah diungkapkan legenda tim nasional Jerman, Michael Ballack, sebelum duel melawan Belanda.

“Seperti orang-orang lain, aku kaget Joachim Loew dipertahankan. Ia kerja untuk waktu lama bagi kesebelasan serta terkadang beberapa hal tak berlangsungdengan bagus lagi saat Kamu terlampau lama bareng satu kesebelasan, ” tutur Ballack.

“Piala Dunia 2018 benar-benar penyesalan yang amat besar serta tentu terdapat sebab untuk hal tersebut. Kamu betul-betul seharusnya menganalisisnya serta tak mengerjakannya usai mengambil keputusan mempertahankan manajer, ” jelasnya, dilansir BolaSport. com melalui Deutsche Welle.

Komentar mantan pemain berposisi gelandang tangguh ini disangkakan juga pada Federasi Sepakbola Jerman (DFB), yang justru melanjutkan mandat Loew alih-alih memecatnya pasca-Piala Dunia 2018.

Kolumnis Deutsche Welle, Michael Da Silva, memenuhi opini Ballack jika Joachim Loew sebaiknya menghentikan masa bakti sampai di sini sebab perpisahan sang arsitek harusnya telah seharusnya dikerjakan dari dulu.

“Selama 12 musim waktu kepelatihan pada Jerman, Loew mengerjakan tugas spektakuler dengan merenegerasi kesebelasan dari musim ke musim, ” tulisnya.

“Keahlian yang dia tunjukkan saat melakukan evolusi tim mencapai puncak di dalam dini hari di Rio de Janeiro (final Piala Dunia 2014). Inilah periode ketika Loew harusnya angkat kaki, ” tambahnya.

Klopp Tidak Cemas dengan Cedera James Milner

Juru tak-tik Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan jika salah satu pemain tengah andalannya, James Milner, tak mendapat cedera yang sungguh-sungguh.

Liverpool cuma berlaga seri kala melawan Manchester City di Stadion Anfield pada matchday kedelapan lanjutan Liga Premier Inggris 2018-19, Minggu (7/10).

Klopp, sempat cemas dengan kondisi Milner yang dihantam cedera di fase pertama laga.

Pemain berposisi gelandang Liverpool berumur 32 tahun ini harus digantikan serta digantikan Naby Keita saat laga sudah berjalan hingga menit ke-29 usai diduga mengalami cedera hamstring.

Menurut Metro, usai memastikan kondisi Milner, Klopp mengatakan jika cedera sang bintang tak sungguh-sungguh.

“James Milner tidak bisa memastikan seberapa fatal cedera yang dialaminya, namun ia mendesak buat diganti, ” tutur Juergen Klopp.

Soal itu, Liverpool disebut buat segera menegaskan kondisi Milner, menyusul sang bintang memainkan peran amat besar untuk klub.

Sebagai informasi, Bekas bintang tim nasional Inggris ini terus jadi starter di delapan laga Liverpool di Liga Premier Inggris, Milner pun berhasil menyumbangkan 1 gol serta 2 umpan.

Komentar Jose Mourinho tentang Isu Penggawa Manchester United Tak Lagi Hormat

Pelatih Setan Merah, Jose Mourinho, diyakini sudah mendatangkan perpecahan didalam tubuh tim sampai menjadikan para penggawa tidak lagi menghormati dia.

Semenjak awal kampanye musim 2018-2019, Jose Mourinho sudah punya koneksi yang negatif dengan CEO The Red Devils, Ed Woodward, menyusul aktivitas tim pada bursa transfer musim panas 2018.

Dalam sejumlah minggu terbaru, laporan tentang keretakan hubungan antar Jose Mourinho bersama para anak asuh juga mencuat.

Bintang-bintang seperti Paul Pogba serta Marcus Rashford merupakan nama yang terus disebut-sebut sedang berseteru bersama Jose Mourinho.

Mendengar laporan itu, Jose Mourinho coba menghalau seluruh pendapat itu dengan mengungkapkan jika bintang Manchester United merupakan para profesional yang takkan berbuat itu pada dia.

“Saya sangsi mendengar salah satu penggawa tak hormat. Mintalah beberapa orang dengan prestasi hebat di dalam sepakbola mengakui jika ia pernah bermain serta coba buat tak memberi yang paling baik, ” tutur Jose Mourinho seperti dilansir BolaSport. com melalui Sky Sports.

“Jika terdapat pesepakbola mengatakan ‘saya merupakan salah satu pesepakbola serta di kala tertentu takkan memberi yang terhebat, maka aku bakal merubah anggapan aku. Sepanjang hal itu tak terjadi, maka aku bakal terus yakin jika para pesepakbola selalu hormat, ” katanya.

Perselisihan didalam tubuh Manchester United sepertinya dipertegas dengan penampilan Setan Merah baru-baru ini.

Di dalam tujuh pertandingan pertama Liga Premier Inggris 2018-2019, Manchester United cuma mendapat tiga hasil positif serta sekali seri yang menjadikan mereka terdampar di posisi ke-10 klasemen sementara.

Situasi itu pun menyeret pelatih yang dijuluki The Special One ke dalam spekulasi bakal secepatnya ditendang oleh manajemen Setan Merah.

Willian Tak jua Gabung Pra musim Chelsea, Sarri Merasa Aneh

Willian Tak jua Gabung Pra musim Chelsea, Sarri Merasa Aneh – Bintang yang beroperasi sebagai gelandang kreatif Chelsea, Willian sampai dengan saat ini tak jua bersatu dengan kesebelasan The Blues untuk melaksanakan persiapan pra musim. Betul Willian dikasih jatah liburan ekstra setelah bermain untuk team sepakbola negara Brasil di Piala Dunia 2018 Rusia kemarin, tetapi sewajarnya pada waktu ini era liburan Willian telah selesai.

Beberapa waktu kemarin, Willian beralasan pasportnya memiliki masalah. Hal ini membuat dirinya enggak boleh terbang menyusul kesebelasan Chelsea. Dilaporkan Willian sewajarnya menunggu 3 hari sehingga urusan paspornya selesai.

Walaupun demikian, argumen Willian tersebut dipandang enggak sedikit kuat dan makin mengobarkan rumor keberangkatannya dari Chelsea. Dilaporkan Willian sempat menjalin kontak dengan Manchester United lantaran enggak betah menetap di Chelsea.

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri enggak mampu menutupi rasa curiganya terkait keadaan Willian. Dirinya merasa aneh waktu mengetahui argumen Willian terlambat bersatu.

Tetapi, Sarri tetap menolak berspekulasi. Dirinya sekadar kepingin menanggapi mengenai rumor ini bila sempat menjalin komunikasi langsung dengan sang superstar.

“Aku kepingin berbincang-bincang langsung dengan dirinya (Willian) sebelum aku menjawab pertanyaan ini. Aku enggak mengerti. Aku kepingin omong dengannya,” kata Sarri ditulis dari football london.

“Aku enggak suka mengenai keadaan ini tetapi sebelum menjawab aku kepingin ngobrol dengan dirinya.”

Lantas, waktu dikasih pertanyaan apakah keadaan ini terasa aneh, Sarri menjawab: “Aku rasa begitu (aneh).”