5 Data Statistik Menarik Duel Manchester City vs Liverpool

Liverpool kembali lagi menunjukan keperkasaan mereka usai menghantam kembali Manchester City dengan skor tipis 1-2 di Ettihad Stadium leg kedua Liga Champions Eropa. Manchester City sebenarnya dapat membuka keunggulan terlebih dulu lewat lesahan Gabriel Jesus menit ke 2 dan hasil 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Pada babak kedua Liverpool yang terus menerus digempur berhasil melakukan serangan balik cepat yang membuahkan hasil dari gol Mohamed Salah. Puncaknya adalah gol oleh Firminho yang berhasil mengelabuhi pemain bertahan Manchester City.

Untuk lebih lengkapnya baca disini mari kita ulas mengenai 5 data statistik meraik sepanjang duel Manchester City vs Liverpool :

Raheem Sterling Yang Kerap Mandul Saat Bertemu Liverpool

Usai kembali dari cedera dan memperkuat The Citizen lagi performa Sterling kurang baik. Kondisi tersebut juga terjadi saat bertemu mantan timnya The Reds Liverpool, Sterling tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya hingga mengakibatkan Manchester City kalah dan terdepat dari Liga Champions.

Sewaktu memutuskan untuk berseragam biru langit tahun 2015, Sterling telah berhadapan dengan eks klubnya itu sebanyak delapan kali disemua ajang dan Sterling tidak mampu membawa Manchester City sekalipun meraih kemenangan pada waktu normal.

Sterling juga selalu kesulitan saat berada dimuka gawang Liverpool dan hanya mampu menciptakan sebuah peluang sepanjang laga kemarin.

Sementara artikel rujukan ini itu dari statistik pertandingan juga ditemukan hal unik yang menegaskan lemahnya kontribusi Sterling untuk Manchester City. Bintang muda Inggris itu hanya membuat sebuah operan kunci, nol krosing dan akurasi pasingnya juga sangat buruk yakni hanya 65%.

Tampaknya Pep Guardiola tidak boleh lagi menurunkan Sterling saat Manchester Biru menghadapi The Reds sebab Sterling seperti sebuah kutukan buat Manchester City jika dimainkan melawan Liverpool.

Fakta menariknya lagi The Citizen pernah menghancurkan Liverpool di Liga Premier Inggris dengan skor telak 5-0 dimana saat itu Sterling tidak dapat bermain karena cedera.

Pemain Muda Alexander-Arnold Tampilkan Performa Cemerlang

Trent Alexander-Arnold seperti mengukuhkan kualitasnya sebagai salah satu full back terbaik yang dipunyai Liverpool waktu berhadapan dengan Manchester City. Trent Alexander-Arnold diplot oleh Jurgen Klopp untuk menjaga pemain sayap kunjungi tulisan ini berbahaya Manchester City Leroy Sane. Meskipun Sane sukses melakukan 5 kali dribling berbahaya namun pemain Jerman tersebut hanya dapat memberikan umpan silang sebanyak 2 kali.

Menurut data statistik pertandingan Alexander-Arnold berhasil menjaga pergerakan Leroy Sane dengan 6 intersep, tiga kali tekel sukses, dan dua kali menyapu bersih bola.

Dari segi bertahan bintang muda berpaspor Inggris ini mampu menunjukan kapasitasnya selama seminggu terakhir dan menjadi aset berharga Liverpool sehingga The Kop hanya kebobolan sebuah gol juga membuat Sane tidak berkutik.

Liverpool Cetak Rekor Baru

Kemenangan tipis namun berharga Liverpool terhadap Manchester City 1-2 bukan hanya membuat Liverpool duduk nyaman di semifinal Liga Champions Eropa berita aslinya tapi mereka juga memecahkan rekor yang sudah bertahan cukup lama.

Liverpool kini sukses mengoleksi total 33 gol di Liga Champions dan melewati raihan dari Setan Merah dengan 32 gol.

Trio maut Liverpool yang terdiiri dari Mane, Firminho, dan Mohamed Salah kini membukukan 80 gol disemua ajang dengan 22 golnya dilesahkan pada ajang Eropa. Rekor ini juga kian menegaskan bahwa Trio maut Liverpool sangat mematikan dan tidak disenangi barisan bertahan lawannya.

Pada fase grup Liverpool berhasil menciptakan 7 gol dalam 2 pertandingan sementara difase knock out trio ini menghajar Porto dengan 5 gol tanpa balas dan yang terakhir merasakan keganasan Liverpool adalah tim asal Inggris lain yakni Manchester City dengan 3 gol berbalas 0.

Bomber maut Firminho dan Mohamed Salah sudah menyarangkan masing-masing 8 gol dan berpredikat pencetak gol terbanyak klub pada kompetisi Eropa.

Pekan Berat dan Buruk Guardiola

Seminggu belakangan ini sepertinya bakal menjadi mimpi buruk buat karir kepelatihan Josep Guardiola. Pertandingan panas yang diwarnai kontroversi membuat Guardiola melayangkan protes keras kepada wasit yang memimpin. Wasit pun tidak tinggal diam dan segera mengusir Pep Guardiola dari pinggir lapangan agar menonton City dari tribun penonton.

Pekan yang berat tentunya buat Guardiola mulai dari Manchester City yang tersingkir informasi selengkapnya dan tak pernah menang dari Liverpool, Manchester City juga tidak mampu mengunci gelar Liga Inggris padahal timnya sudah unggul 2 gol dari rivalnya Manchester United yang akhirnya berbalik memenangkan pertandingan.

Selama sepekan terakhir ini Manchester City sudah kebobolah 8 gol dari 3 pertandingan dan itu menjadi rekor yang sangat buruk tentunya buat Pep Guardiola.

Tersingkirnya Manchester City dari ajang Liga Champions Eropa kian menambah panjang penantian akan gelar juara Liga Champions yang terakhir diperolehnya bersama rakasasa Catalan Barcelona

Leave a Reply

Your email address will not be published.